Lombok Tengah, SN - TNI serius dalam mengawal berbagai macam pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah termasuk juga Pembangunan Sirkuit Moto GP 2020.
Komandan Komando Resor Militer (Korem) 162 WB Brigjend TNI Ahmad Rizal Ramdani menegaskan sikap TNI yang akan terus mengawal pembangunan sirkuit moto GP hingga selesai dibangun tahun 2021 mendatang. "Kami akan kawal dan jaminkan keamanan pembangunan sirkuit moto GP hingga September 2021 mendatang" kata Rizal kepada wartawan di Kuta Jumat 18/9.
Rizal menegaskan TNI telah memback up ITDC mulai dari proses landcelaring hingga pembebasan lahan hingga tuntas, "kita bantu Pemerintah daerah untuk moto GP. Dengan pendekatan dan sosialisasi dan terlibat dalam landcelaring, sehingga September 2021 sudah bisa digunakan" ungkapnya.
Saat ini katanya pihak TNI telah menurunkan petugas dari Kodim 1620 Loteng. Mereka disiagakan untuk menjaga keamanan bersama Polri dan Pol PP.
"Kita Stand baykan pasukan dari Kodim 1620 di lokasi pembangunan" ungkapnya.
Related Posts :
12 Anak di NTB Dikontrak Bekerja 33 hari Tanpa Gaji
MATARAM,Sasambonews.com,- Syawaludin mendampingi 12 Anak asal Lombok tengah melakukan hearing dengan komisi V DPRD NTB , Senin (20/3/2… Read More...
12 Anak di NTB Dikontrak Bekerja 33 hari Tanpa Gaji
MATARAM,Sasambonews.com,- Syawaludin mendampingi 12 Anak asal Lombok tengah melakukan hearing dengan komisi V DPRD NTB , Senin (20/3/2… Read More...
FRI-West Papua Palu: Tutup Freeport, Sederhana tidak Istimewa Dukung Penentuan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua
Massa aksi FRI-Wes Papu, Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: FRI-West Papua.Doc)
PALU,KABARMAPEGAA.COM--Aksi serentak yang dilakukan har… Read More...
Bandung: FRI- WP Gandeng AMP Melakukan Aksi Demontran "Tutup Freeport"
Front Rakyat Indonesia untuk West Papua "FRI-WP" bersujud untuk meminta maaf kepada Rakyat Bangsa West Papua melalui Aliansi Mahasisw… Read More...
DPR Papua Dukung “Freeport Ditutup”
Ruben Magai, Anggota DPRP, Komisi 1, Bidang Politik Hukum, HAM dan Pertahanan Luar Negeri.
(Foto: Alexander Gobai/KM)
JAYAPURA, … Read More...