Lombok Tengah, SN - Sekda Lombok Tengah H.Nursiah mengapresiasi kegiatan Kopang Rinjani Shelter (KRS) hanya saja dia berharap tidak hanya soal makam yang ditunjukkan akan tetapi juga kerajaan kerajaan ataupun bukti sejarah lainnya.
Sekda mengatakan dalam melestarikan situs budaya atau cagar budaya itu sering muncul kelemahan referensi dalam data sejarah itu sendiri. Untuk itu perlu diperkuat lagi dalam menggali sejarah itu sendiri.
Dinas Pariwisata harus terbuka dalam menerima keinginan masyarakat yang ingin mengangkat dan melestarikan situs dan budaya serta pariwisata dimasing masing tempat.
"Kita membutuhkan karya seperti ini, untuk memperkaya khasanah dan memperkaya jaringan promosi kita. Kedepan akan jadi subtansi tematik promosi kita" jelasnya.
Kedepan terhadap pengembangan pariwisata dan juga cagar budaya menjadi bahan kajian pemda untuk melakukan kebijakan penganggaran. Lth01
Kami dalam kebijakan pariwisata akan jadi kebijakan penganggaran ke depannya.
Related Posts :
TNI-Polri Patroli Gabungan, Susur Malam Perketat PPKM Lombok Tengah, SN - Guna memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Koramil jajaran Kodim 1620/Loteng bersa… Read More...
Polres Loteng Bagi Daging Kurban Untuk Kaum duafaLombok Tengah, SN- Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyembelih 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing dalam rangka Hari Raya Idul Ad… Read More...
Polres Loteng Bagi Daging Kurban Untuk Kaum duafaLombok Tengah, SN- Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyembelih 7 ekor sapi dan 2 ekor kambing dalam rangka Hari Raya Idul Ad… Read More...
Polsek Praya Sasar Ponpes dan Panti Asuhan, Bagikan Daging Qurban dan BerasLombok Tengah, SN - Polsek Praya, Polres Lombok Tengah Polda Nusa Tenggara Barat menyalurkan daging qurban dan beras ke beberapa Pondo… Read More...
PPKM Bikin Maskapai Penerbangan Meradang Lombok Tengah, SN - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak kepada aktivitas penerbangan di BIL. Maskapai penerbangan meradang… Read More...