Lombok Tengah, SN - Kapasitas Rumah Tahanan (Rutan) Praya sudah tak bisa dikompromikan lagi lantaran dari 70 kapasitas hunian sekarang sudah mencapai 316 orang Napi. "Sudah over crudit, tak bisa ditolerir lagi, sangat tak layak dari sisi kemanusiaan" ujar Kepala Rutan Praya Anak Agung Gde Ngurah Putra di Rutan Praya Sabtu 17/8.
Menurut Agung, masing masing ruangan dihuni 16 sampai 17 orang. "Bisa dibayangkan bagaimana sesaknya ruangan dihuni Napi" ungkapnya.
Melihat kondisi itu, maka solusinya adalah pengembangan baik itu penambahan ruangan atau dipindahkan ke tempat yang lebih luas. Untuk itu pihaknya berharap ada perhatian pemda Lombok Tengah. "Selama ini pemda Lombok Tengah masih kurang peduli terhadap Rutan Praya, kita sudah seringkali menyampaikan kepada Pemda namun belum ada jawaban" ungkapnya.
Related Posts :
Maret, Prabowo Bertemu Gubernur NTB
MATARAM,Sasambonews.com- Kedatangan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra ke NTB pada 7 Maret 2017 membuktikan bahwa isu non aktif… Read More...
Maret, Prabowo Bertemu Gubernur NTB
MATARAM,Sasambonews.com- Kedatangan Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra ke NTB pada 7 Maret 2017 membuktikan bahwa isu non aktif… Read More...
Amin Yakin Elektabilitasnya Naik
MATARAM,Sasambonews.com,- Bakal Calon Gubernur NTB menanggapi beragam hasil yang dirilis beberapa lembaga survey mengenai calon yang m… Read More...
Seminar Dibatalkan,AMPDK Turun Aksi Mimbar Bebas Dan Klarifikasi Ruang Demokrasi
Aliansi Mahasiswa Peduli Demokrasi Kampus aksi di depan kampus
terkait Pembatalan Seminar Salam Papua Foto : AP/KM
Malang,Jatim K… Read More...
Amin Yakin Elektabilitasnya Naik
MATARAM,Sasambonews.com,- Bakal Calon Gubernur NTB menanggapi beragam hasil yang dirilis beberapa lembaga survey mengenai calon yang m… Read More...