Lombok Tengah, sasambonews.com- Setelah menjadi polemik atas pergantian na LIA menjadi Bandara Zainudin Abdul Majid, akhirnya Menhub mencabut kembali SK yang sudah dikeluarkan.
Pencabutan dilakukan atas desakan pemerintah daerah dan DPRD Lombok Tengah dan DPRD Provinsi serta kalangan LSM.
 |
Pimpinan DPRD NTB saat bertemu pihak Kemenhub terkait soal BIL |
Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, pemerintah pusat tidak ingin polemik pergantian nama bandara itu berkepanjangan karena itu dikembalikan lagi ke pemerintah provinsi untuk dibicarakan dengan seluruh elemen masyarakat.
"Hasil pertemuan DPRD Prov. NTB dengan Kementrian Perhubungan, bahwa polemik pergantian nama Bandara Internaaional Lombok dikembalikan ke Daerah dengan Gubernur, Bupati dan pihak-pihak lain yg berkompeten guna di rembuk kembali" kata L.Hizi salah satu LSM yang melakukan penolakan keras di DPRD NTB beberapa waktu lalu.
Terhadap status quo ini, Menhub memberikan waktu maksimal 6 bulan untuk dselesaikan sejak SK tertanggal. Sementara SK Menteri Perhubungan Nomor: 1421 tahun 2018 ditarik kebali sembari menunggu hasil pengusulan sesuai prosedur dan mekanisme yang ada.
Sebelumnya kelompok pro BIZAM melakukan aksi demo di Mataram. Aksi yang dipimpin L.Edi Gunawan tersebut berlanjut ke Menhub. Mereka menyatakan mendukung perubahan nama itu sendiri. Am
Related Posts :
Kristian Magai: Asnab FC Juarai 2 Karena Berkat Tuhan
Selebrasi Tim Migani FC Setelah Keluar Sebagai Juara 1 dari Asnab FC 2:1 di Lapangan Bola Zakeus Misi, Padang Bulan, Sabtu, (18/03/17… Read More...
Tutup Freeport, Mahasiswa Papua Gelar Demo di Kantor DPRP
Masa Aksi Memegang Spanduk Berukuran 3x2 dengan Tulisan Tutup Freeport. Aksi Ini diadakan di Merpati, Abepura Sebelum, Menuju di Kant… Read More...
“Tutup Freeport” Ini 7 Tuntutan Mahasiswa Papua Jayapura Dalam Aksi Damai
Korlap Aksi Damai, Nelius Wenda, Bacakan Pernyataan Sikap Aksi di Hadapan Masa Aksi dan DPRP di Halaman Kantor DPRP, Senin, (20/03/17… Read More...
Bandung: FRI- WP Gandeng AMP Melakukan Aksi Demontran "Tutup Freeport"
Front Rakyat Indonesia untuk West Papua "FRI-WP" bersujud untuk meminta maaf kepada Rakyat Bangsa West Papua melalui Aliansi Mahasisw… Read More...
DPR Papua Dukung “Freeport Ditutup”
Ruben Magai, Anggota DPRP, Komisi 1, Bidang Politik Hukum, HAM dan Pertahanan Luar Negeri.
(Foto: Alexander Gobai/KM)
JAYAPURA, … Read More...